Rahasia Awet Puluhan Tahun: Panduan Lengkap Perawatan Besi Hollow Galvanis

Besi hollow galvanis merupakan salah satu material favorit dalam konstruksi modern, mulai dari pagar, kanopi, hingga rangka plafon. Keunggulannya terletak pada lapisan seng (zinc) yang melindungi besi dari korosi.

Mesliii_drs

12/18/20252 min read

Besi hollow galvanis merupakan salah satu material favorit dalam konstruksi modern, mulai dari pagar, kanopi, hingga rangka plafon. Keunggulannya terletak pada lapisan seng (zinc) yang melindungi besi dari korosi.

Namun, meskipun sudah memiliki lapisan pelindung, besi hollow galvanis tetap membutuhkan perawatan agar usianya mencapai puluhan tahun. Berikut adalah panduan lengkap perawatannya.

1. Pembersihan Rutin dari Debu dan Polutan

Langkah paling sederhana namun krusial adalah menjaga kebersihan permukaan. Debu, kotoran burung, atau sisa air hujan yang mengendap dapat mengandung zat asam yang perlahan mengikis lapisan galvanis.

  • Cara membersihkan: Gunakan kain lap halus atau spons yang dibasahi air sabun ringan.

  • Hindari: Penggunaan sikat kawat kasar atau bahan kimia pembersih yang bersifat abrasif karena bisa menggores lapisan pelindung.

2. Pengecatan Tambahan (Double Protection)

Walaupun galvanis sudah tahan karat, memberikan lapisan cat tambahan sangat disarankan, terutama jika besi diletakkan di luar ruangan yang terpapar cuaca ekstrem.

  • Primer Etching: Gunakan cat dasar khusus galvanis (seperti Wash Primer atau cat dasar epoxy) agar cat akhir menempel dengan kuat. Cat biasa seringkali mudah mengelupas jika langsung diaplikasikan pada permukaan galvanis yang licin.

  • Cat Akhir: Gunakan cat eksterior berkualitas untuk memberikan perlindungan UV.

3. Penanganan pada Bagian Sambungan (Las)

Titik paling rawan pada besi hollow galvanis adalah bagian sambungan setelah proses pengelasan. Saat dilas, lapisan galvanis akan terbakar dan hilang, meninggalkan besi hitam yang sangat mudah berkarat.

  • Solusi: Segera bersihkan terak las, lalu aplikasikan Cold Galvanize Spray (cat semprot kaya seng) pada area sambungan untuk mengembalikan proteksi anti karatnya.

4. Pastikan Sirkulasi Air Berjalan Baik

Hollow adalah besi berongga. Masalah sering muncul bukan dari luar, melainkan dari dalam karena adanya air yang terjebak di dalam rongga besi.

  • Penutup (Caps): Pastikan ujung besi hollow ditutup rapat (menggunakan dop plastik atau besi) agar air hujan tidak masuk ke dalam.

  • Lubang Drainase: Jika digunakan sebagai pagar bawah, buatlah lubang kecil di bagian bawah agar air yang mungkin masuk karena kondensasi bisa keluar.

5. Pemeriksaan Berkala

Lakukan inspeksi setiap 6 bulan sekali. Cari tanda-tanda "karat putih" (white rust) atau bintik kecokelatan.

  • Karat Putih: Biasanya muncul karena kelembapan tinggi. Bersihkan dengan larutan cuka atau sikat nilon halus.

  • Karat Cokelat: Jika sudah muncul karat cokelat, segera ampelas area tersebut hingga bersih dan tutup kembali dengan cat anti karat.