Dinding Baja Tak Terlihat: Rahasia di Balik Kokohnya Bangunan Tepi Air

Sheet pile (turap) merupakan material konstruksi berbentuk lembaran tipis yang dipasang secara vertikal ke dalam tanah untuk menahan tekanan tanah lateral atau mencegah rembesan air.

Mesliii_drs

12/22/20252 min read

Sheet pile (turap) merupakan material konstruksi berbentuk lembaran tipis yang dipasang secara vertikal ke dalam tanah untuk menahan tekanan tanah lateral atau mencegah rembesan air.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai pengaplikasian sheet pile dalam berbagai proyek infrastruktur.

1. Fungsi Utama Sheet Pile

Penggunaan sheet pile biasanya dipilih karena kemudahannya dalam pemasangan dan kemampuannya bekerja di area dengan kadar air tinggi. Fungsi utamanya meliputi:

  • Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall): Mencegah terjadinya longsor pada tebing atau galian.

  • Pencegah Rembesan: Memutus aliran air bawah tanah (seepage) di bawah bendungan atau tanggul.

  • Konstruksi Permanen: Digunakan pada dermaga, dinding pelabuhan, dan pemecah gelombang.

  • Konstruksi Sementara: Digunakan sebagai pelindung lubang galian (cofferdam) saat membangun pondasi jembatan di tengah sungai.

2. Bidang Pengaplikasian di Lapangan

A. Pekerjaan Pinggiran Sungai dan Saluran Irigasi

Sheet pile sangat efektif untuk melindungi bantaran sungai dari erosi dan abrasi akibat arus air. Dengan pemasangan sheet pile, lebar sungai dapat terjaga dan risiko pendangkalan akibat longsoran tanah tebing dapat diminimalisir.

B. Konstruksi Pelabuhan dan Dermaga

Di area pesisir, sheet pile (khususnya tipe baja atau beton berat) digunakan untuk membangun struktur dermaga. Material ini tahan terhadap tekanan air laut dan mampu menopang beban kapal yang bersandar.

C. Basement dan Galian Dalam (Deep Excavation)

Dalam pembangunan gedung bertingkat di perkotaan, sheet pile dipasang di sekeliling area proyek sebelum penggalian basement dimulai. Hal ini dilakukan agar tanah di sekitar lokasi proyek (terutama jika ada bangunan tetangga) tidak bergeser atau runtuh ke dalam lubang galian.

D. Tanggul Penahan Banjir

Sheet pile sering diaplikasikan dalam pembuatan tanggul permanen di daerah rawan banjir untuk menahan luapan air agar tidak masuk ke pemukiman warga.

Sheet pile (turap) merupakan material konstruksi berbentuk lembaran tipis yang dipasang secara vertikal ke dalam tanah untuk menahan tekanan tanah lateral atau mencegah rembesan air.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai pengaplikasian sheet pile dalam berbagai proyek infrastruktur.

1. Fungsi Utama Sheet Pile

Penggunaan sheet pile biasanya dipilih karena kemudahannya dalam pemasangan dan kemampuannya bekerja di area dengan kadar air tinggi. Fungsi utamanya meliputi:

  • Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall): Mencegah terjadinya longsor pada tebing atau galian.

  • Pencegah Rembesan: Memutus aliran air bawah tanah (seepage) di bawah bendungan atau tanggul.

  • Konstruksi Permanen: Digunakan pada dermaga, dinding pelabuhan, dan pemecah gelombang.

  • Konstruksi Sementara: Digunakan sebagai pelindung lubang galian (cofferdam) saat membangun pondasi jembatan di tengah sungai.

2. Bidang Pengaplikasian di Lapangan

A. Pekerjaan Pinggiran Sungai dan Saluran Irigasi

Sheet pile sangat efektif untuk melindungi bantaran sungai dari erosi dan abrasi akibat arus air. Dengan pemasangan sheet pile, lebar sungai dapat terjaga dan risiko pendangkalan akibat longsoran tanah tebing dapat diminimalisir.

B. Konstruksi Pelabuhan dan Dermaga

Di area pesisir, sheet pile (khususnya tipe baja atau beton berat) digunakan untuk membangun struktur dermaga. Material ini tahan terhadap tekanan air laut dan mampu menopang beban kapal yang bersandar.

C. Basement dan Galian Dalam (Deep Excavation)

Dalam pembangunan gedung bertingkat di perkotaan, sheet pile dipasang di sekeliling area proyek sebelum penggalian basement dimulai. Hal ini dilakukan agar tanah di sekitar lokasi proyek (terutama jika ada bangunan tetangga) tidak bergeser atau runtuh ke dalam lubang galian.

D. Tanggul Penahan Banjir

Sheet pile sering diaplikasikan dalam pembuatan tanggul permanen di daerah rawan banjir untuk menahan luapan air agar tidak masuk ke pemukiman warga.

3. Jenis Material Sheet Pile yang Sering Digunakan

Jenis Material

Kayu : Murah, ringan.Galian kecil, tanah lunak, sifat sementara.

Beton (Precast) : Tahan korosi, sangat kuat, awet.Pinggiran sungai, dinding dermaga permanen.

Baja : Mudah disambung, sangat kuat, bisa dicabut kembali.Galian basement dalam, proyek pelabuhan besar.

PVC / Komposit :Tahan kimia dan korosi, estetis.Saluran air kecil, area taman, lingkungan korosif.

4. Metode Pemasangan

Pemasangan sheet pile umumnya menggunakan alat berat seperti:

  1. Vibratory Hammer: Menggetarkan sheet pile hingga masuk ke dalam tanah.

  2. Hydraulic Jack-In: Menekan sheet pile ke dalam tanah tanpa suara bising (cocok untuk area padat penduduk).

  3. Diesel Hammer: Menggunakan pukulan beban berat (biasanya untuk sheet pile beton).

Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum mengaplikasikan sheet pile, sangat penting untuk melakukan uji tanah (Soil Test). Kedalaman pemancangan harus mencapai tanah keras atau sesuai dengan perhitungan teknis agar sheet pile tidak mengalami kegagalan struktural seperti leaning (miring) atau buckling (menekuk).